Begini Cara Menghitung Uang THR yang Benar untuk Karyawan Baru

Anti Boros, Ini Cara Bijak Pakai Paylater!

Hitung-hitungan THR untuk karyawan baru kerap kali masih jadi perbincangan terutama bagi para fresh graduate. Tidak perlu bingung cara menghitung THR untuk karyawan baru sangatlah mudah. Wajar jika THR lebaran selalu menjadi topik yang trending diperbincangkan memasuki bulan Ramadhan.

Selain bisa digunakan untuk membayar cicilan 12 bulan, THR juga bisa dimaksimalkan untuk memenuhi kebutuhan lebaran seperti belanja hari raya, belanja baju baru sampai dengan ongkos mudik ke kampung halaman.

Bagi karyawan baru sebenarnya tidak perlu bingung karena baik yang baru bekerja 1 bulan pun tetap akan mendapatkan THR lebaran.

  1. Aturan THR untuk Pekerja

Landasan hukum pekerja bisa mendapatkan THR lebaran bisa dicek di Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor  M/6/HK.04/IV/2021. tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan yang wajib dibayarkan maksimal 7 hari sebelum Lebaran.

Surat edaran tersebut merupakan bentuk pelaksanaan dari peraturan pemerintah no 36 tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi pekerja/buruh di perusahaan.

Dalam aturan tersebut tertuang informasi yang menyebutkan bahwa pekerja/buruh yang sudah memiliki masa kerja selama satu bulan secara terus menerus atau lebih berhak mendapatkan THR lebaran dari perusahaan tempat dimana dia bekerja.

  1. Cara Menghitung THR untuk Karyawan Baru

Bagi yang sudah lebih dari satu tahun bekerja, akan mendapatkan THR lebaran sebesar 1 bulan upah. Sedangkan bagi karyawan yang memiliki masa kerja 1 bulan secara terus menerus tetapi kurang dari 12 bulan maka perhitungan didasarkan pada perhitungan proporsional.

Rumus untuk menghitung THR karyawan baru cukup mudah kok. Sistem yang digunakan adalah sistem prorata. Artinya jumlah THR disesuaikan dengan berapa bulan karyawan tersebut sudah bekerja di perusahaan yang akan memberikan THRnya. Rumus atau formula perhitungannya sebagai berikut ini.

THR = masa kerja X 1 bulan upah atau gaji / 12 bulan.

Contoh sederhana, jika gaji yang diterima sebesar Rp4.5 juta per bulan dengan masa kerja selama 4 bulan, maka THR yang didapatkan sebesar Rp1.500.000 atau sepertiga dari upah.

Bagi pekerja baru, baiknya benar-benar memanfaatkan THR untuk kebutuhan lebaran saja. Sehingga lebih maksimal untuk hari raya. Lain halnya jika mereka yang sudah mendapatkan THR lebaran dengan besaran satu kali upah bulanan.

Tapi, tidak perlu risau. Jika ingin belanja kebutuhan lebaran dengan keringanan cicilan 12 bulan, kamu bisa mengandalkan Kredivo. Limitnya pasti cukup untuk belanja kebutuhan lebaran seperti sembako ataupun pakaian.

Syarat untuk mengajukan Kredivo cukup dengan menyiapkan beberapa dokumen berikut; NPWP, KTP, selfie dengan KTP, pendapatan min. Rp3 juta/bulan, & akun e-commerce dengan riwayat transaksi. Jika sudah ada akun ecommerce bisa kamu sambungkan saat melakukan pendaftaran Kredivo.

Kredivo memberikan limit pinjaman sampai dengan Rp30 juta. Cicilannya ada yang tanpa bunga sama sekali untuk pilihan tenor 3 bulan. Saya cukup bayar biaya adminnya saja 3% dari harga barang. Yang penting total harga cicilannya minimal Rp500 ribu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *