8 Tips Menentukan Media Ternak Kroto Agar Mendapat Hasil Maksimal – Pamankicau

Ada poly media ternak kroto yang mampu dilakukan sang para peternak baik rumahan juga buat ternak skala akbar. Baik cara ternak dari alam dengan menggunakan bambu, triplek, paralon, sampai ternak kroto terbaru menggunakan toples sosis.

Semuanya memiliki keunggulan & kelemahannya masing – masing. Dan tentunya akan ada persentase kegagalan dalam usaha ternak kroto yg anda semua jalani bila menggunakan media yg galat.

Oleh karenanya, demi mendapatkan omzet perbulan yg menjanjikan berdasarkan usaha kroto, anda perlu memilih media yang tepat sinkron menggunakan tempat tinggal dan syarat pada kurang lebih anda.

Dan kali ini, kita akan membahas apa saja media berternak kroto & apa saja keunggulan dan kekurangan dari masing – masing media.Media Ternak Kroto Dengan Toples

Kebanyakan berdasarkan anda mungkin memahami bahwa waktu ini toples bekas menjadi media yang paling seringkali dipakai buat usaha ternak kroto. Biasanya, toples menjadi media bawaan saat anda membeli bibit.

Bentuknya yg bulat dan permukaannya yg licin, membuat semut tidak mampu kabur ke luar toples tersebut. Sehingga, sanggup mencegah hasil panen berkurang lantaran semut yg malah kabur – kaburan dari sarangnya.

Penggunaan toples sebagai media berternak juga sangat gampang. Cukup tempatkan toples di rak kayu misalnya yang dijelaskan pada artikel panduan ternak kroto sebelumnya.

Selain itu kapital untuk membeli toples pula sangat murah. Hanya Rp.3000,- per buah. Hanya saja, toples memiliki hawa yang agak panas. Sehingga membuatMedia Ternak Kroto Dengan Bambu

Berikutnya, anda pula bisa beternak kroto dengan media bambu agar terasa lebih alami. Caranya juga nir jauh tidak sinkron dengan memakai media toples.

Potong bambu sebagai beberapa potong menggunakan ukuran sekitar 40 centimeter. Pastikan pembatas ruas bambu tidak menutup bagian kanan & kiri supaya tidak menghalangi nantinya ketika bibit akan dimasukan. Atau supaya lebih gampang, cari bambu menggunakan ruas lebih kurang 40 cm.

Kemudian, satukan 6 bambu menjadi satu menggunakan tali & membentuk segitiga. Barulah anda memasukan bibit – bibit kroto pada setiap rongga bambu yg terdapat.

Dengan media berternak kroto berdasarkan bambu, kroto akan merasa lebih nyaman sebab suhunya lebih sejuk dibandingkan menggunakan toples. Namun modal yg wajibdimuntahkan lebih poly & kita nir mampu melihat apakah kroto telah siap panen atau belum.Cek dulu :Vitamin Penggacor Lovebird Ampuh & Aman “Bosch-max”Suplemen Lovebird Paud Gacor Seketika “Pro-volt”Vitamin Burung Lomba “Maxiplus”Media Ternak Kroto Dengan Paralon

Ternak kroto dengan paralon juga nir jauh tidak sinkron menggunakan memakai media bambu. Intinya merupakan menggunakan memotong paralon dengan berukuran yang sama & mengikatnya sampai menciptakan segitiga.

Tentunya terdapat keunggulan & kekurangan menurut penggunaan paralon sebagai media ternak. Keunggulannya adalah kalian nir perlu membarui – ganti paralon secara berkala lantaran paralon tidak akan rusak misalnya bambu.

Tetapi, harganya relatif mahal apabila dibandingkan menggunakan harga toples. Selain itu hawa pada dalam paralon juga panas & terkadang menciptakan semut tidak betah.Media Berternak Kroto Dengan Galon Air

Terakhir, anda mampu memakai galon air sebagai media beternak kroto alias telur semut rang rang. Media ini cocok buat anda yang ingin panen jarang tetapi jumlah sekali panen eksklusif banyak.

Ukuran galon air yang akbar, ialah bisa menampung jumlah kroto yang semakin banyak jua. Memang buat menunggu sampai penuhnya agak usang. Namun pada satu kali panen, anda bisa mendapat setengah kilo menurut satu galon.

Namun bibit yang anda masukan pada satu galon air jua harus banyak. Hal ini dilakukan buat mencegah kroto keburu menetas sebelum pada panen.

Jangan lupa berikan lubang – lubang udara dalam galon air supaya semut rang rang nir meninggal kepanasan di dalam galon air.

Nah, jadi seperti itulah beberapa media ternak kroto beserta kekurangan dan keungulannya masing – masing. Apapun medianya, sebaiknya buat menempatkan media tadi di atas genangan air agar semut nir kabur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *