Ayo! Kenali Jenis-jenis Bahan Kemasan Plastik, Dan Fungsinya Dalam Bisnismu – Warung Botol

Yuk! kenali jenis-jenis bahan bungkus plastik, dan manfaatnya pada bisnismu

Assalaamu’alaykum warahmatullaahi wabarakaatuh, 

Hallo teman Warung Botol, bagaimana kabarnya nih? Mimin do’akan semoga sehat sejahtera yaa, aamiin…

Sejak abad 20-an, penggunaan plastik di global sudah berkembang luar biasa, tetapi tahukah kalian bahwa tiap-tiap plastik yang kita pakai pada sehari-hari mempunyai bahan-bahan yang berbeda dan jua kegunaan yg tidak sama 

Maka menurut itu, pada kesempatan kali ini, mimin mau memperkenalkan jenis-jenis bahan plastik bungkus yg sering kita jumpai mulai berdasarkan bungkus kuliner, minuman, kosmetik, kimia, farmasi, & lainnya.

Yuk pribadi saja disimak :D, check it out ~

Polietilena tereftalat (disingkat PET, PETE atau dulu PETP, PET-P) adalah suatu resin polimer plastik termoplast berdasarkan kelompok poliester. Tanda ini umumnya tertera logo daur ulang menggunakan angka 1 di tengahnya dan tulisan PETE atau PET (Polyethylene Terephthalate) dibawah segitiga. PET poly diproduksi dalam industri kimia dan digunakan dalam serat buatan, botol minuman & wadah makanan.

Botol berbahan PET biasa digunakan buat botol berwarna jernih, transparan seperti botol air mineral, botol minuman, botol juz, botol minyak goreng, botol kecap, botol sambal, dan hampir semua botol minuman lainnya. Botol berbahan PET direkomendasikan hanya untuk sekali gunakan saja, lantaran apabila penggunaan dilakukan berulang kali terutama pada kondisi panas bisa mengakibatkan melelehnya lapisan polimer & munculnya zat karsinogenik dari bahan plastik tersebut, sebagai akibatnya bisa mengakibatkan kanker buat penggunaan jangka panjang.

Polietilena bersensitas tinggi (High Density Polyethylene, HDPE) merupakan polietilena termoplastik yang terbuat berdasarkan minyak bumi. Membutuhkan 1,75 kg minyak bumi (sebagai energi dan bahan baku) untuk menciptakan 1kg HDPE). Pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo siklus ulang dengan nomor2 ditengahnya, dan tulisan HDPE dibawah segitiga.

Jenis ini memiliki sifat bahan yg lebih kuat, keras, buram & lebih tahan terhadap suhu tinggi. Walaupun demikian sama halnya seperti botol PET, HDPE jua direkomendasikan hanya buat sekali pemakaian, lantaran divestasi senyawa antimoni trioksida terus semakin tinggi seiring saat. Bahan HDPE jika ditekan tidak akan balikke bentuk semula.

tiga.  PVC ( Polyvinyl Chloride)

Tertulis menggunakan angka 3 ditengah logo siklus ulang, dan tulisan V pada bawah segitiga yang berarti PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yg paling sulit didaur ulang. Jenis plastik PVC ini mampu ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), buat mainan,  pipa bangunan, taplak meja plastik, botol sampo dll. Di sisi lain, PVC mengandung DEHA yg berbahaya bagi kesehatan. Makanan yg dikemas menggunakan plastik berbahan PVC dapat terkontaminasi karena DEHA lumer dalam suhu -15oC. Reaksi yg terjadi antara PVC menggunakan kuliner yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya buat organ tubuh dalam yaitu ginjal, hati & berat badan.

4. LDPE (Low Density Polyethylene)

Logo siklus ulang dengan angka 4 pada tengahnya, serta tulisan LDPE pada bawah segitiga. LDPE (low density polyethylene) merupakan plastik tipe cokelat (thermoplastic/dibentuk dari minyak bumi). Bahan plastik ini poly digunakan buat tutup plastik, kantong/tas kresek & plastik tipis lainnya. Sifat mekanis jenis LDPE ini adalah kuat, tembus pandang, & bagian atas agak berlemak. Pada suhu 60 derajat sangat resisten terhadap reaksi kimia, daya perlindungan terhadap uap air tergolong baik, bisa didaur ulang serta baik buat barang-barang yang memerlukan fleksibelitas tapi bertenaga. Walaupun baik buat tempat makanan, namun plastik berbahan LDPE ini sulit dihancurkan. Selain itu dalam suhu pada bawah 60 derajat Celcius sangat resisten terhadap senyawa kimia. Plastik berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, namun permanen baik buat loka makanan lantaran sulit bereaksi secara kimiawi dengan kuliner yg dikemas dalam bahan ini.

Polipropilena atau polipropena (PP) adalah sebuah polimer termo-plastik yg dibentuk oleh industri kimia & digunakan dalam berbagai aplikasi, antara lain: pengemasan, tekstil, indera tulis, berbagai wadah terpakaikan ulang serta bagian plastik perlengkapan laboratorium, & sebagainya. Tanda ini umumnya tertera logo siklus ulang dengan angka lima pada tengahnya, dan tulisan PP dibawah segitiga.

Karakteristik berdasarkan botol PP ini adalah tidak jernih atau berawan. Jenis ini adalah pilihan bahan plastik terbaik, terutama buat loka makanan & minuman seperti loka menyimpan kuliner, tutup botol, cup plastik, dan sebagainya. Botol PP lebih bertenaga dan ringan menggunakan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap. Bahan yg terbuat dari PP jika ditekan akan balikdalam bentuk semula.

Dengan logo siklus ulang & nomor6 ditengahnya, serta goresan pena PS pada bawah segitiga. Biasanya digunakan sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai misalnya sendok, garpu gelas, & lain-lain. Polystyrene merupakan polimer aromatik yang bisa mengeluarkan bahan styrene ke pada kuliner saat kuliner tadi bersentuhan.

Bahan ini wajibdihindari, lantaran selain berbahaya buat kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen dalam perempuanyg membuahkan pada perkara reproduksi, & pertumbuhan dan sistem syaraf, selain itu bahan ini sulit didaur ulang. Walaupun bisa didaur ulang, bahan ini memerlukan proses yg memakan ketika panjang.

Bahan ini dapat dikenali dengan kode nomor6, tetapi apabila tidak tertera kode angka tadi dalam bungkus plastik, bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan usahakan dihindari). Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan barah berwarna kuning-jingga, dan meninggalkan jelaga.Banyak negara bagian di Amerika telah melarang pemakaian loka kuliner berbahan styrofoam termasuk negara China.

Polikarbonat (PC) merupakan suatu kelompok polimer termoplastik, mudah dibuat dengan menggunakan panas. Plastik jenis ini digunakan secara luas pada industri kimia waktu ini. Plastik ini memiliki banyak keunggulan, yaitu ketahanan termal dibandingkan dengan plastik jenis lain, tahan terhadap benturan, & sangat bening. Tertera logo daur ulang dengan nomor7 ditengahnya, serta tulisan OTHER dibawah segitiga.

Untuk jenis plastik 7 Other ini terdapat 4 macam, yaitu: SAN (styrene acrylonitrile), ABS (acrylonitrile butadiene styrene,) PC (polycarbonate), dan Nylon. SAN dan ABS mempunyai resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia & suhu, kekuatan, kekakuan, & tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan sebagai akibatnya adalah salahsatu bahan plastik yg sangat baik buat dipakai dalam bungkus kuliner ataupun minuman.

Nah sekarang telah mulai kenal dong menggunakan jenis-jenis bahan plastik kemasan. Pastikan kamu nir galat pada memilih bungkus plastik buat bisnismu ya! 🙂

Jadi, tunggu apa lagi ? Yuk, segera order botol yang kamu inginkan di Warung Botol^^

Cari kemasan produk buat bisnismu? Beli aja pada Warung Botol ^_^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *